Sejarah

                                                                    

Di era global ini, pendidikan memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan bangsa yaitu untuk memajukan kualitas sumber daya manusia agar pembangunan bangsa dan negara dapat berjalan dengan baik.

 

Sejalan dengan perkembangan zaman yang sangat pesat, dibutuhkan pula ketersediaan sumber daya manusia yang lebih terdidik, terlatih, berkualitas, dan menguasai teknologi dengan baik khususnya di bidang kesehatan. Dengan kemajuan pelayanan di bidang kesehatan yang semakin memudahkan masyarakat, sejajar dengan peningkatan kebutuhan tenaga kerja kesehatan yang berkompeten dan berkualitas. Kebutuhan besar tersebut juga dirasakan oleh Yayasan Wahana Bhakti Utama. Dalam menjawab tantangan tersebut Yayasan Wahana Bhakti Utama mendirikan STIKes Satria Bhakti Nganjuk

STIKes Satria Bhakti Nganjuk mendapat SK pendirian Nomor 142/D/O/2006 Tanggal 31 Juli 2006 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program Studi Keperawatan (S1) Dan Perubahan Bentuk AKPER Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Satria Bhakti Nganjuk . Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah sebagai Pejabat yang Menerbitkan SK dan merupakan Sekolah Tinggi yang bersifat nasional. Selain itu STIKes Satria Bhakti juga berperan sebagai pengemban Pancasila dan Sekolah Tinggi pembina di Indonesia Pada saat didirikan, STIKes Satria Bhakti hanya memiliki tiga Program Studi. Sarjana Keperawatan, Diploma III Keperawatan dan Diploma III Kebidanan. STIKes Satria Bhakti termasuk Sekolah Tinggi yang tertua di Nganjuk, berlokasi di Kampus Jl. Panglima Sudirman Nganjuk. Kegiatan STIKes Satria Bhakti dituangkan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

 

 

 

STIKES Satria Bhakti Nganjuk

STIKES SBN DALAM ANGKA : 4 PROGRAM STUDI - 100 MAHASISWA BARU - 488 MAHASISWA AKTIF